Para murid merasa tersinggung karena melihat ajaran-ajaran sang Guru dijadikan bahan tertawaan dalam sebuah majalah nasional.
Sang Guru tidak terganggu sama sekali. "Apakah sesuatu menjadi sungguh-sungguh benar," katanya, "Jika tak seorangpun menertawakannya?"
( Berbasah-basi Sejenak, Anthony de Mello, Penerbit Kanisius, Cetakan 1, 1997 )
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar