Minggu, 21 Oktober 2012

Mama begitu Menyanyangiku

Di sekolah aku mulai mengenal banyak teman, aku belum memiliki sahabat, waktu ku banyak aku habiskan untuk belajar, dan pada saat istirahan tiba mama menjadi teman ku, bila mama tidak ada pada saat aku sekolah waktu istirahat ku habiskan dengan bermain bola dengan anak-anak SD.

Dirumah pun aku banyak bermain dengan teman-teman yang umurnya jauh diatas ku padahal aku masih anak TK, tapi tak apalah postur tubuku sudah sebaya anak SD jadi sangat mudah untuk ku mengimbangi mereka bermain. Bila ada yang nakal padaku cukup aku memanggil kakakku untuk membelaku, mudah bukan menjadi anak kecil.

Aku terkenal usil dalam keluarga, adikku sering nangis karena keusilanku, membuat mama terik memanggil namaku, sampai pada suatu saat mama marah besar kepadaku dan mendiamkanku, aduh takut jadinya jika mama mendiamkan ku.

Mudah bagiku mendinginkan suasan cukup dengan minta maaf ke mama, setelah mama memaafkanku langsung aku minta susu untuk menguji apa mama masih marah kepadaku. Ternyata tidak, bila kita minta maaf pada seseorang terutama mama kita langsung dimaafkan tanpa ada perasaan dendam, itulah mama kita.

Orang tua kita begitu sayangnya pada kita apapun yang kita lakukan pasti dimaafkan. Terimakasih mama Karena mama begitu menyanyangiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar